-
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengatakan, "Orang yang paling dibenci oleh Allah adalah orang yang suka bertengkar lagi keji ucapannya."(Al Bukhari dan Muslim)
-
Seorang sahabat wanita mengatakan, "Kami mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Tidaklah dikatakan pendusta jika dimaksudkan untuk mendamaikan pertengkaran di antara manusia." (Riwayat Muslim)
-
Suatu kali Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang melihat pemimpin yang tidak disenangi (perbuatannya) maka bersabarlah." (Riwayat Muslim)
-
Nabi kita shallallahu alaihi wa sallam mengatakan, "Dengarkan dan taatlah kepada pemimpin meski (kamu) dipukul punggungmu dan dirampas hartamu, maka dengarkan dan taatlah."(Riwayat Muslim)
-
Abu Hurairah bertutur, "Kekasihku shallallahu alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan 3 perkara; puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat dhuha dan witir sebelum tidur." (Riwayat Al Bukhari dan Muslim)
Home
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||








Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kesalahmengertian banyak pihak terhadap makna cinta yang sesungguhnya, atau kesalahpamahan banyak orang dalam memaknai cinta, akhirnya menjadi sasaran empuk dunia bisnis entertainment. Cinta, yang selalu diidentikkan dengan geliat nafsu terhadap lawan jenis, akhirnya membentuk habitat bisnis nafsu. Bila cinta identik dengan nafsu, akan amat banyak makanan tidak sehat yang bisa disajikan. Ironisnya, kalau dijajakan secara apik dan menarik, dagangan maksiat itu dijamin laris manis,
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bicara benar? So pasti itu? Bertindak benar?
Setelah baca Elfata edisi lalu, kamu insya Allah sudah mantap hati untuk bikin bulletin sekolah. Menurutmu, majalah dinding sudah enggak cukup lagi buat pembelajaran jurnalistik. Harus ada media cetak berkala sekolah yang akan memungkinkan kamu-kamu belajar lebih banyak tentang jurnalistik dan hal-hal lainnya. Harus ada majalah sekolah alias masel!
Semakin hari, kehidupan mestinya berjalan semakin mudah. Karena banyak fasilitas yang bisa kita gunakan untuk memudahkan aktifitas kehidupan kita. Termasuk diantaranya dalam hal belajar. Untuk mempelajari ilmu tertentu, kini kita tak mesti pergi jauh-jauh dari rumah. Di rumah pun, kita bisa memperoleh ilmu dengan cara membaca, mendengarkan kaset ceramah atau cd. Buku-buku mudah didapatkan, atau kalau tidak, kita bisa mendownload (ngunduh) buku- buku bermanfaat dari internet. Program belajar jarak jauh, bertanya tentang suatu permasalahan agama pun bisa jadi lebih praktis, tak harus pergi ke rumah ustadz atau pengajar. Tinggal memencet tombol dengan mudah kita bisa menanyakan permasalah agama pada ustadz yang kita inginkan via telpon genggam. Itu kalau ustadznya mau jawab, atau memang punya pulsa. Pelajaran agama melalui internet juga bisa dinikmati. Belajar agama jadi lebih mudah.
Pepatah Jawa bilang Nrimo ing pandum, artinya menerima apa saja yang menjadi bagiannya. Dalam padanan Arab pepatah itu berarti qana'ah. Orang yang memiliki sifat qana'ah selalu puas dengan yang diberikan Allah subhanahu wa ta’ala kepadanya. Eh… tapi bukan berarti tidak memiliki ambisi lho!