Granada, Mengagumi Alhambra

Beranjak dari kawasan Albaicin, seharian itu kami habiskan di komplek Alhambra. Alhambra berasal dari kata ‘Alhamra’ (الْحَمْرَاء) yang dalam bahasa Arab berarti ‘yang berwarna merah’. Penamaan ini dikarenakan bangunannya banyak dihiasi ubin, bata, dan keramik berwarna kemerahan. Di dalam komplek Alhambra terdapat istana (Nasrid Palace), benteng (Alcazaba), dan taman yang dikenal dengan nama Generalife.

Komplek yang masih bertahan hingga saat ini dibangun untuk Emir Muslim yang terakhir di Spanyol dari Dinasti Nasrid. Jika kita menelusuri komplek ini, akan terasa bahwa berbagai bangunan yang ada di dalamnya seolah berdiri sendiri-sendiri. Hal ini wajar karena pada awal dibangunnya tidak ada grand design secara keseluruhan melainkan dibangun secara bertahap melewati berbagai rezim kekuasaan.

Saya dan Chendra mengunjungi Alhambra pada musim panas ketika jumlah pengunjung pasti melonjak dibandingkan musim lainnya. Satu hal yang lupa kami antisipasi adalah membeli tiket secara online dari jauh-jauh hari. Pada H-5, kami baru

Read more ...

Granada, Oase di Albaicin

Pensil seorang pelukis menari-nari, mentransfer rupa pemandangan yang berada di hadapannya ke atas kertas. Dengan luwes ia melukiskan Alhambra dari Mirador de San Nicolás, sebuah plaza di depan gereja San Nicolás, yang juga menjadi titik temu sekaligus puncak di kawasan Albaicin.

Di puncak ini, kita bisa menyapukan pandangan ke berbagai arah dimana terlihat dengan jelas Alhambra, lanskap kota Granada, dan pegunungan Sierra Nevada. Usai dengan satu lukisan, pelukis itu memajang karyanya di sebuah meja dan menaruh nominal harga. Kemudian ia melanjutkan melukis lagi.

Sementara itu, di sudut lain, seorang pria membuka lapak menawarkan jasa menulis nama dalam kaligrafi huruf Arab. Beberapa

Read more ...

Edisi Terbaru