Tentangku Hingga ke Eropa, bag terakhir

Menjadi seorang muslim di negeri minoritas sulit, sangat sulit , aku tinggal bersama keluarga yang tidak memiliki agama. Suatu saat sebelum makan aku berdo`a akan tetapi mereka mengejekku seperti, “....bla...bla..bla... kamu nyanyi gak jelas,” katanya. Aku sempat tak bisa shalat selama hampir 10 bulan, astaghfirullah..... Akan tetapi walaupun dilarang, aku terkadang bersembunyi untuk melakukan shalat dan tidak pernah berhenti untuk berdo`a agar hati mereka terbuka.

Suatu ketika aku mencoba shalat magrib di depan mereka dan alhamdulillah Allah #l mengabulkan do`aku. Kali ini mereka membiarkan aku melakukan shalat dan pada waktu makan malam aku menjelaskan kepada mereka, “aku melakukan shalat

Read more ...

Tentangku Hingga ke Eropa, bag 2

Singkat cerita 2014 aku bekerja di media printing dan sebuah jasa Sablon. Akhir tahun itu aku mulai menemui titik jenuh dalam dunia percetakan. Kuputuskan untuk belajar bahasa inggris otodidak melalui media internet dan sok berbicara keinggrisan ke teman atau keluarga.

Awal tahun 2015 aku bertemu bule dari media sosial. Dia bertanya ke aku apakah kamu seorang guide? Aku...??? Ya aku seorang guide. Tanpa basa basi bule itu datang dan aku bawa ke pulau merah. Di situlah aku menemukan kebahagiaan baru. Aku tak tahu bahwa dia seorang pilot dan memiliki vila di Bali. Begitu beruntungnya aku. Dia jatuh cinta dengan pulau merah

Read more ...

Edisi Terbaru